Kokoyawo – Syebal: Sebal, sebal, gemas

Tak harus berkarya di televisi dulu untuk membuat karya yang pantas dikenang. Kokoyawo di Syebal dengan brilian dan tanpa sungkan menuangkan observasi dan opini menggemaskannya ke joke-joke yang ia siapkan. Dihadiri pula oleh orang-orang yang mengenal dan Koko kenal baik di kehidupannya di bawah panggung, Syebal diakhiri dengan kumpulan ucapan selamat, jabat erat, serta antrean ajakan foto dan Instagram Stories bersama empunya acara. Saya dihadapkan oleh sebuah pertunjukan komedi tunggal yang benar-benar hangat.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Syebal bukan tentang kesebalan banal

Jujur, sebagai orang luar, Stand-up Indo Jogja adalah salah satu komunitas yang bisa membuat saya angkat topi tinggi-tinggi. Sejauh mengamati kesenian ini dari tahun 2012, Jogja adalah pabrik besar untuk pelaku industri stand-up comedy layar kaca. Tak hanya banyak, tetapi juga variatif, baik dari segi tipikal komedi maupun generasi. Mereka konsisten melahirkan komika semacam Wisben Antoro, (alm) Gareng Rakasiwi, Oom Imot, Beni Siregar, Hifdzi Khoir, Radit Vent, sampai Mukti Entut dan Ali Akbar.

Tahun ini, satu nama yang masih muda tapi berjam terbang tinggi mencoba mengukir historinya sendiri: Tantoko Yawo.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!