Oi! Jaga Mulut: Tutup mulut Anda sekarang dan nikmatilah dengan riang!

Saya dan rekan-rekan di komunitas Stand-up Indo Malang sering mendengar Reggy Hasibuan berbagi pengalamannya saat show di luar negeri, termasuk ketika di Malaysia, Filipina, hingga Kamboja. Sebagai komika Indonesia yang merintis hal tersebut, tentu ia punya hak dan kapabilitas. Tak cuma dari segi teknis, seperti crowd work di hadapan penonton berlatar belakang berbagai negara atau hal-hal aneh yang kadang terjadi selama kunjungannya di sana, kerap juga ia menceritakan bagaimana tipikal comic-comic di sana. Sayangnya, hal itu hanya membuat saya makin penasaran dengan para comic dari negeri-negeri jiran.

Continue reading →

Comedy Sunday

Comedy Sunday: First Time, mini-show yang terlalu sempurna

Sebenarnya, saya sebagai penikmat stand-up comedy cukup menyesal karena sudah melewatkan dua episode awal Comedy Sunday. Namun, penyesalan itu bisa terkikis hebat saat datang ke edisi ketiga gig intim itu pada 6 Agustus 2017 lalu. Sebabnya, tak cuma karena para lineup yang datang jauh-jauh datang dari Jakarta Barat itu berhasil memecahkan crowd non-Jabodetabek pertamanya, tetapi karena pengalaman menikmatinya amat menyenangkan.

Continue reading →

Meresapi komedi dan memahami strategi Yudhit Ciphardian

“Saya ini orang Katolik yang biasa-biasa saja,” kata Yudhit Ciphardian di hadapan audience Joyful Catholic yang berusaha untuk menghibur sembari mengekspresikan pendapatnya tetapi tanpa tendensi menggurui. Soalnya, ia mengakui sendiri kalau punya dosa yang sama dengan orang-orang di hadapannya, sehingga ingin sesi penumpahan pemikirannya ini dimaknai layaknya sesi curhat dari orang dekat. Walau begitu, ia tetap ingin mengajak mereka dan kita semua untuk beragama dengan suka cita, tanpa perlu melakukannya secara ekstrem.

Continue reading →

Sebuah kedengkian pada penonton Setengah Jalan Jakarta

Sabtu, 13 Mei 2017, Ernest Prakasa merampungkan rangkaian tur keempatnya sepanjang enam tahun berkarir sebagai seorang comic. Seperti biasa dan yang sudah-sudah, Jakarta, persisnya di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, menjadi persinggahan terakhir stand-up comedy show keliling Indonesia berjudul Setengah Jalan itu.

Dari pengamatan saya, muncul beragam testimonial positif dan ucapan selamat yang disanjungkan pada orang penting di balik Cek Toko Sebelah tersebut pasca #SetengahJalanJKT. Namun, mungkin, saya seorang penikmat sekaligus penonton yang kurang bersyukur. Sebab, walaupun Malang sempat disinggahi, tepatnya sebagai kota keempat (karena di Makassar ada kendala), saya masih merasa iri kepada para penonton show yang dihelat pada 13 Mei 2017 itu; sebabnya pun sepele.

Continue reading →

Gasgasan 2017: Anak kedua, special kedua Wawan Saktiawan

Lebih dari 4.200 penonton memadati Graha Cakrawala Unversitas Negeri Malang (UM), Sabtu 12 Mei 2017. Begitu klaim yang digaungkan MC Gasgasan 2017, Desilo Yuda dan Agus Juned. Namun saya yakin, warga Malang dan kota-kota di sekitarnya yang ngeluruk para comic yang namanya terpampang di poster jumlahnya lebih dari itu. Sebab, saya sendiri mengantongi kuitansi bernomor 5.000-an dan melihat langsung kalau di tribun sampai ada penonton yang duduk di tangga karena kehabisan kursi.

Saya yakin, mereka yang datang tak akan merasa percuma walau tak bisa tertawa hingga satu atau dua hari pasca dibahagiakan selama lebih dari tiga jam di acara ini.

Continue reading →

4 Momen menyenangkan saat nonton (lagi) Merem Melek Tour – The Finale

Sejarah penting stand-up comedy di Indonesia sebagai industri ditandai pada 28 Desember 2011. Di Usmar Ismail Hall, Pandji Pragiwaksono menghelat stand-up comedy special pertama di Tanah Air, Bhinneka Tunggal Tawa.

Namun, 21 April 2012 juga menjadi saat yang tak kalah penting. Merem Melek Tour, stand-up comedy show keliling pertama di Indonesia, dimulai. Meski sudah hampir lima tahun berlalu, menikmati aksi Ernest Prakasa selama lebih dari 50 menit lewat kepingan DVD ternyata masih sukses menghadirkan kegembiraan, setidaknya bagi saya.

Continue reading →

Apa yang dibahas Chris Rock di Total Blackout?

Dahaga fans Chris Rock terpuaskan juga setelah sembilan tahun lamanya ia menghilang dari panggung stand-up comedy. Total Blackout menjadi persembahannya yang kelima sejak stand-up comedy special perdananya, Big Ass Jokes, ditayangkan di HBO pada 1994.

Tak seperti yang telah diprediksi sebelumnya, ada kejutan di set list bapak dua anak itu. Di tur Total Blackout, Chris menjadi comic yang berbeda.

Continue reading →