Kokoyawo – Syebal: Sebal, sebal, gemas

Tak harus berkarya di televisi dulu untuk membuat karya yang pantas dikenang. Kokoyawo di Syebal dengan brilian dan tanpa sungkan menuangkan observasi dan opini menggemaskannya ke joke-joke yang ia siapkan. Dihadiri pula oleh orang-orang yang mengenal dan Koko kenal baik di kehidupannya di bawah panggung, Syebal diakhiri dengan kumpulan ucapan selamat, jabat erat, serta antrean ajakan foto dan Instagram Stories bersama empunya acara. Saya dihadapkan oleh sebuah pertunjukan komedi tunggal yang benar-benar hangat.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Ahamed Weinberg dan perayaan identitas Muslim di komedi

Di antara nama-nama stand-up comedian yang berbasis di Los Angeles, California, Ahamed Weinberg termasuk ke kelompok kecil yang terunik secara persona. Ia adalah anak dari sepasang mualaf seorang pria Yahudi dan wanita Katolik. Jangan terkejut, nama depannya yang Islami yang dibarengi nama marga Yahudi hanyalah satu dari sekian banyak joke briliannya.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Jon Atherton – Disoriental: Penghakiman lucu kepada orang Asia

iflix mengambil langkah besar. Untuk pertama kalinya, mereka merilis tayangan stand-up comedy special, setelah sebelumnya “hanya” menayangkan show comic keroyokan, yaitu Oi! Jaga Mulut (versi Malaysia) dan Oi! Jaga Lambe (versi Indonesia). Berdasarkan pengalaman dan keandalan si comic itu sendiri serta keselarasan dengan target iflix untuk menghadirkan komedian yang “universal” di wilayah operasi mereka yang sebagian besar adalah kawasan Asia, mereka mengklaim tak ada nama lain yang lebih pantas untuk menjadi bagian dari sejarah besar ini selain Jon Atherton.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

4 (+1) Komika layak tonton di Oi! Jaga Lambe

Saya sadari, membuat klaim seperti judul di atas amatlah berat tanggung jawabnya. Apalagi, saya melontarkan klaim tersebut hanya berbekal video taping deretan lineup Oi! Jaga Lambe di iflix, yang mana video tersebut sudah melewati proses trimming hingga editing macam selipan tawa tambahan.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Oi! Jaga Mulut: Tutup mulut Anda sekarang dan nikmatilah dengan riang!

Saya dan rekan-rekan di komunitas Stand-up Indo Malang sering mendengar Reggy Hasibuan berbagi pengalamannya saat show di luar negeri, termasuk ketika di Malaysia, Filipina, hingga Kamboja. Sebagai komika Indonesia yang merintis hal tersebut, tentu ia punya hak dan kapabilitas. Tak cuma dari segi teknis, seperti crowd work di hadapan penonton berlatar belakang berbagai negara atau hal-hal aneh yang kadang terjadi selama kunjungannya di sana, kerap juga ia menceritakan bagaimana tipikal comic-comic di sana. Sayangnya, hal itu hanya membuat saya makin penasaran dengan para comic dari negeri-negeri jiran.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!
Comedy Sunday

Comedy Sunday – First Time: Mini-show yang terlalu sempurna

Sebenarnya, saya sebagai penikmat stand-up comedy cukup menyesal karena sudah melewatkan dua episode awal Comedy Sunday. Namun, penyesalan itu bisa terkikis hebat saat datang ke edisi ketiga gig intim itu pada 6 Agustus 2017 lalu. Sebabnya, tak cuma karena para lineup yang datang jauh-jauh datang dari Jakarta Barat itu berhasil memecahkan crowd non-Jabodetabek pertamanya, tetapi karena pengalaman menikmatinya amat menyenangkan.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Meresapi komedi dan memahami strategi Yudhit Ciphardian

“Saya ini orang Katolik yang biasa-biasa saja,” kata Yudhit Ciphardian di hadapan audience Joyful Catholic yang berusaha untuk menghibur sembari mengekspresikan pendapatnya tetapi tanpa tendensi menggurui. Soalnya, ia mengakui sendiri kalau punya dosa yang sama dengan orang-orang di hadapannya, sehingga ingin sesi penumpahan pemikirannya ini dimaknai layaknya sesi curhat dari orang dekat. Walau begitu, ia tetap ingin mengajak mereka dan kita semua untuk beragama dengan suka cita, tanpa perlu melakukannya secara ekstrem.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Sebuah kedengkian pada penonton Setengah Jalan Jakarta

Sabtu, 13 Mei 2017, Ernest Prakasa merampungkan rangkaian tur keempatnya sepanjang enam tahun berkarir sebagai seorang comic. Seperti biasa dan yang sudah-sudah, Jakarta, persisnya di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, menjadi persinggahan terakhir stand-up comedy show keliling Indonesia berjudul Setengah Jalan itu.

Dari pengamatan saya, muncul beragam testimonial positif dan ucapan selamat yang disanjungkan pada orang penting di balik Cek Toko Sebelah tersebut pasca #SetengahJalanJKT. Namun, mungkin, saya seorang penikmat sekaligus penonton yang kurang bersyukur. Sebab, walaupun Malang sempat disinggahi, tepatnya sebagai kota keempat (karena di Makassar ada kendala), saya masih merasa iri kepada para penonton show yang dihelat pada 13 Mei 2017 itu; sebabnya pun sepele.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Wawan Saktiawan – Gasgasan 2017: Anak kedua, special kedua

Lebih dari 4.200 penonton memadati Graha Cakrawala Unversitas Negeri Malang (UM), Sabtu 12 Mei 2017. Begitu klaim yang digaungkan MC Gasgasan 2017, Desilo Yuda dan Agus Juned. Namun saya yakin, warga Malang dan kota-kota di sekitarnya yang ngeluruk para comic yang namanya terpampang di poster jumlahnya lebih dari itu. Sebab, saya sendiri mengantongi kuitansi bernomor 5.000-an dan melihat langsung kalau di tribun sampai ada penonton yang duduk di tangga karena kehabisan kursi.

Saya yakin, mereka yang datang tak akan merasa percuma walau tak bisa tertawa hingga satu atau dua hari pasca dibahagiakan selama lebih dari tiga jam di acara ini.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!