Meresapi komedi dan memahami strategi Yudhit Ciphardian

“Saya ini orang Katolik yang biasa-biasa saja,” kata Yudhit Ciphardian di hadapan audience Joyful Catholic yang berusaha untuk menghibur sembari mengekspresikan pendapatnya tetapi tanpa tendensi menggurui. Soalnya, ia mengakui sendiri kalau punya dosa yang sama dengan orang-orang di hadapannya, sehingga ingin sesi penumpahan pemikirannya ini dimaknai layaknya sesi curhat dari orang dekat. Walau begitu, ia tetap ingin mengajak mereka dan kita semua untuk beragama dengan suka cita, tanpa perlu melakukannya secara ekstrem.

Continue reading →