Oi! Jaga Mulut: Tutup mulut Anda sekarang dan nikmatilah dengan riang!

Saya dan rekan-rekan di komunitas Stand-up Indo Malang sering mendengar Reggy Hasibuan berbagi pengalamannya saat show di luar negeri, termasuk ketika di Malaysia, Filipina, hingga Kamboja. Sebagai komika Indonesia yang merintis hal tersebut, tentu ia punya hak dan kapabilitas. Tak cuma dari segi teknis, seperti crowd work di hadapan penonton berlatar belakang berbagai negara atau hal-hal aneh yang kadang terjadi selama kunjungannya di sana, kerap juga ia menceritakan bagaimana tipikal comic-comic di sana. Sayangnya, hal itu hanya membuat saya makin penasaran dengan para comic dari negeri-negeri jiran.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Di balik komedi “suci” Fito Ditapradja

Fito Ditapradja adalah salah satu comic yang sudah mengganggu pikiran saya sejak lama gara-gara tipikal komedinya. Rasa joke-nya tidak “pahit”, bahkan sangat manis seakan tanpa keresahan; mengobservasi hal-hal remeh cenderung aneh, semacam Squidward Tentacles dan sekolah khusus bayi; juga ia hampir tidak pernah mengumpat di panggung. Sebuah anomali di tengah tren comic Indonesia yang berkiblat pada Louis C.K. sekaligus pengadopsi formula “tragedi + waktu = komedi”.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!
Comedy Sunday

Comedy Sunday – First Time: Mini-show yang terlalu sempurna

Sebenarnya, saya sebagai penikmat stand-up comedy cukup menyesal karena sudah melewatkan dua episode awal Comedy Sunday. Namun, penyesalan itu bisa terkikis hebat saat datang ke edisi ketiga gig intim itu pada 6 Agustus 2017 lalu. Sebabnya, tak cuma karena para lineup yang datang jauh-jauh datang dari Jakarta Barat itu berhasil memecahkan crowd non-Jabodetabek pertamanya, tetapi karena pengalaman menikmatinya amat menyenangkan.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Kekuatan lelucon kodian

Hina, jika seorang comic membawakan joke milik orang lain, terlebih jika joke tersebut adalah lelucon kodian. Di dunia stand-up comedy yang mendewakan personalisasi dan “orisinalitas”, begitulah pandangan yang beredar dan dianut oleh pelakunya. Joke kodian, atau ada juga yang menyebutnya sebagai street joke, biasa dipahami sebagai lelucon yang sudah amat lazim terdengar dan beredar lama di tengah masyarakat.

Akan tetapi, lelucon kodian itu sendiri tak sepenuhnya nista.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Meresapi komedi dan memahami strategi Yudhit Ciphardian

“Saya ini orang Katolik yang biasa-biasa saja,” kata Yudhit Ciphardian di hadapan audience Joyful Catholic yang berusaha untuk menghibur sembari mengekspresikan pendapatnya tetapi tanpa tendensi menggurui. Soalnya, ia mengakui sendiri kalau punya dosa yang sama dengan orang-orang di hadapannya, sehingga ingin sesi penumpahan pemikirannya ini dimaknai layaknya sesi curhat dari orang dekat. Walau begitu, ia tetap ingin mengajak mereka dan kita semua untuk beragama dengan suka cita, tanpa perlu melakukannya secara ekstrem.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Bagaimana menaklukkan lebih dari 1.000 penonton

Membuat orang tertawa tidaklah sederhana, apalagi yang jumlahnya ribuan. Tak banyak orang yang sejago itu, tetapi setidaknya, lima komika Stand-up Indo Malang ini pernah menuntaskan misi tersebut. Kali ini, mereka mau membuka kartu dalam rangka mengumbar tips dan trik hingga ritual untuk menghibur ribuan penonton berdasarkan pengalaman mereka.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Sebuah kedengkian pada penonton Setengah Jalan Jakarta

Sabtu, 13 Mei 2017, Ernest Prakasa merampungkan rangkaian tur keempatnya sepanjang enam tahun berkarir sebagai seorang comic. Seperti biasa dan yang sudah-sudah, Jakarta, persisnya di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, menjadi persinggahan terakhir stand-up comedy show keliling Indonesia berjudul Setengah Jalan itu.

Dari pengamatan saya, muncul beragam testimonial positif dan ucapan selamat yang disanjungkan pada orang penting di balik Cek Toko Sebelah tersebut pasca #SetengahJalanJKT. Namun, mungkin, saya seorang penikmat sekaligus penonton yang kurang bersyukur. Sebab, walaupun Malang sempat disinggahi, tepatnya sebagai kota keempat (karena di Makassar ada kendala), saya masih merasa iri kepada para penonton show yang dihelat pada 13 Mei 2017 itu; sebabnya pun sepele.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Wawan Saktiawan – Gasgasan 2017: Anak kedua, special kedua

Lebih dari 4.200 penonton memadati Graha Cakrawala Unversitas Negeri Malang (UM), Sabtu 12 Mei 2017. Begitu klaim yang digaungkan MC Gasgasan 2017, Desilo Yuda dan Agus Juned. Namun saya yakin, warga Malang dan kota-kota di sekitarnya yang ngeluruk para comic yang namanya terpampang di poster jumlahnya lebih dari itu. Sebab, saya sendiri mengantongi kuitansi bernomor 5.000-an dan melihat langsung kalau di tribun sampai ada penonton yang duduk di tangga karena kehabisan kursi.

Saya yakin, mereka yang datang tak akan merasa percuma walau tak bisa tertawa hingga satu atau dua hari pasca dibahagiakan selama lebih dari tiga jam di acara ini.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!

Yunani sebagai rahim komedi

Hampir bisa dipastikan, manusia sudah mengenal humor dan meresponsnya dengan tawa secara naluriah jauh sebelum humor dikemas menjadi suatu bentuk hiburan bernama komedi. Namun, peradaban Yunani Kunolah yang pertama kali menuliskan di buku sejarah kapan manusia tertawa, yaitu 2.500 tahun lalu.

Ya, sekitar tahun 487 SM, sudah telah ada fenomena saat publik berbondong-bondong menggeruduk teater demi menonton komedi.

Continue reading →

Kasih tahu netizen kalau ada situs komedi macam ini, dong!