Ekspektasi tinggi pada “balik kucing” Ellen DeGeneres yang kedua

15 tahun berlalu, akhirnya Ellen DeGeneres segera kembali ke “habitat aslinya”: panggung stand-up comedy. Namun, bukannya lantas mentas sebagai host The Ellen DeGeneres Show yang sudah berjalan 15 season atau menarik diri dari dunia layar lebar, ia sepertinya hanya akan turun gunung sebentar, yakni untuk melunasi sebuah kontrak stand-up comedy special dari Netflix.

Walau begitu, stand-up comedy special itu sedikit atau banyak pastinya bakal ditunggu. Sebab, setelah The Beginning (2000) dan Here and Now (2003), hanya monolog di talk show-nya serta penampilannya saat menjadi pemandu ajang besar layaknya Grammy Awards dan Academy Awards yang bisa mengobati rindu penggemar Ellen sebagai komika.

Ini adalah kali kedua Ellen “balik kucing”, setelah melakukannya 17 tahun silam. Yang jadi pertanyaan, akankah komedian, host, aktris, penulis, sekaligus produser itu mengulangi kesuksesan yang sama seperti balik kucing pertamanya?

Ya, layaknya sebagian besar comic, Ellen memulai karirnya sebagai komika di usia 23 tahun dengan mengisi panggung kafe dan bar lokal, kendati ia tak butuh waktu lama untuk menjadi seorang medioker. Lima tahun setelah ia memasuki industri ini, atau tepatnya di tahun 1986, ia berkesempatan melakoni debutnya di televisi lewat The Tonight Show Starring Johnny Carson. Di episode itu pulalah, Ellen mencatatkan namanya sebagai comedienne pertama yang diundang Johnny Carson dan duduk di sofa populernya.

Namun sesungguhnya, tantangan yang harus dihadapi Ellen tak sesingkat kisah karirnya yang tiba-tiba menanjak. “Sebenarnya, saya selalu merasa sangat takut berdiri di atas panggung, terutama di awal karir saya,” aku pengidola Woody Allen dan Steve Martin tersebut di TV show-nya saat kedatangan B.J. Novak, bintang The Office yang juga mengawali karir sebagai komika.

“Ketika Anda benar-benar baru memulai [karir sebagai comic], memperkenalkan diri kita di hadapan sekelompok orang dan berusaha membuat mereka tertawa adalah hal yang paling menakutkan di dunia.”

Tentu saja tak akan ada cerita sukses Ellen sekarang ini andaikata ia dulu takluk oleh keriuhan perasaannya sendiri. Ellen lantas mulai tampil secara regular di talk show lainnya, seperti di “rumah” David Letterman, Jay Leno, Larry King, dan Oprah Winfrey. Ia juga sempat terjun ke dunia sitcom sebagai tokoh utama lewat Ellen sedari Maret 1994 sampai acara itu di-cancel pada Juli 1998 pasca ia mengaku sebagai lesbian dan mewarnai sitcom itu dengan identitas barunya. Meski begitu, di tengah kesibukannya bermain peran, ia bahkan sempat merilis comedy album, Taste This, di tahun 1996.

Pada akhirnya, panggung stand-up comedy kembali menjadi labuhan selanjutnya wanita kelahiran 26 Januari 1958 itu. Pasca The Beginning dan Here and Now, ia pun akhirnya menjalani hidupnya sebagai host salah satu talk show tersukses di sejarah industri pertelevisian Amerika Serikat.

Kembalinya Ellen sebagai komika kali ini sebenarnya bukan sebuah “pelarian”. Ia seperti sudah meraih segalanya saat ini, mulai dari 30 piala Emmy Awards, 20 piala People’s Choice Awards melebihi siapa pun sebelumnya, sampai Presidential Medal of Freedom yang diberikan langsung oleh Barrack Obama. Usia The Ellen DeGeneres Show pun dipastikan bertambah tiga season lagi sampai 2020 mendatang. Namun dengan meledaknya balik kucing perdananya, sepertinya tak salah kalau berekspektasi bakal ada satu hal istimewa lain yang menanti Ellen pasca Netflix menayangkan stand-up comedy special-nya. Mari biarkan waktu yang menjawabnya.

 

(sumber gambar: HBO)

Leave a Reply

Your email address will not be published.