Eksplanasi yang (mungkin) Anda cari tentang Stand-up Night termegah se-Indonesia

22 November 2017, komunitas Stand-up Indo Malang menorehkan sejarah, baik di skala lokal maupun nasional. Ya, Stand-up Night keenamnya alias #SUN6MLG dimeriahkan oleh total 20 comic serta dihadiri lebih dari 3.500 penonton dari semua kalangan. Acara legendaris ini bahkan masih hidup di sebagian benak saksinya dan menjadi pembicaraan sampai sekarang.

Continue reading →

Ahamed Weinberg dan perayaan identitas Muslim di komedi

Di antara nama-nama stand-up comedian yang berbasis di Los Angeles, California, Ahamed Weinberg termasuk ke kelompok kecil yang terunik secara persona. Ia adalah anak dari sepasang mualaf seorang pria Yahudi dan wanita Katolik. Jangan terkejut, nama depannya yang Islami yang dibarengi nama marga Yahudi hanyalah satu dari sekian banyak jokes briliannya.

Continue reading →

Jon Atherton – Disoriental: Penghakiman lucu kepada orang Asia

iflix mengambil langkah besar. Untuk pertama kalinya, mereka merilis tayangan stand-up comedy special, setelah sebelumnya “hanya” menayangkan show comic keroyokan, yaitu Oi! Jaga Mulut (versi Malaysia) dan Oi! Jaga Lambe (versi Indonesia). Berdasarkan pengalaman dan keandalan si comic itu sendiri serta keselarasan dengan target iflix untuk menghadirkan komedian yang “universal” di wilayah operasi mereka yang sebagian besar adalah kawasan Asia, mereka mengklaim tak ada nama lain yang lebih pantas untuk menjadi bagian dari sejarah besar ini selain Jon Atherton.

Continue reading →

4 (+1) Komika layak tonton di Oi! Jaga Lambe

Saya sadari, membuat klaim seperti judul di atas amatlah berat tanggung jawabnya. Apalagi, saya melontarkan klaim tersebut hanya berbekal video taping deretan lineup Oi! Jaga Lambe di iflix, yang mana video tersebut sudah melewati proses trimming hingga editing macam selipan tawa tambahan.

Continue reading →

Ekspektasi tinggi pada “balik kucing” Ellen DeGeneres yang kedua

15 tahun berlalu, akhirnya Ellen DeGeneres segera kembali ke “habitat aslinya”: panggung stand-up comedy. Namun, bukannya lantas mentas sebagai host The Ellen DeGeneres Show yang sudah berjalan 15 season atau menarik diri dari dunia layar lebar, ia sepertinya hanya akan turun gunung sebentar, yakni untuk melunasi sebuah kontrak stand-up comedy special dari Netflix.

Continue reading →

Oi! Jaga Mulut: Tutup mulut Anda sekarang dan nikmatilah dengan riang!

Saya dan rekan-rekan di komunitas Stand-up Indo Malang sering mendengar Reggy Hasibuan berbagi pengalamannya saat show di luar negeri, termasuk ketika di Malaysia, Filipina, hingga Kamboja. Sebagai komika Indonesia yang merintis hal tersebut, tentu ia punya hak dan kapabilitas. Tak cuma dari segi teknis, seperti crowd work di hadapan penonton berlatar belakang berbagai negara atau hal-hal aneh yang kadang terjadi selama kunjungannya di sana, kerap juga ia menceritakan bagaimana tipikal comic-comic di sana. Sayangnya, hal itu hanya membuat saya makin penasaran dengan para comic dari negeri-negeri jiran.

Continue reading →

Di balik komedi “suci” Fito Ditapradja

Fito Ditapradja adalah salah satu comic yang sudah mengganggu pikiran saya sejak lama gara-gara tipikal komedinya. Rasa joke-nya tidak “pahit”, bahkan sangat manis seakan tanpa keresahan; mengobservasi hal-hal remeh cenderung aneh, semacam Squidward Tentacles dan sekolah khusus bayi; juga ia hampir tidak pernah mengumpat di panggung. Sebuah anomali di tengah tren comic Indonesia yang berkiblat pada Louis C.K. sekaligus pengadopsi formula “tragedi + waktu = komedi”.

Continue reading →

Comedy Sunday

Comedy Sunday – First Time: Mini-show yang terlalu sempurna

Sebenarnya, saya sebagai penikmat stand-up comedy cukup menyesal karena sudah melewatkan dua episode awal Comedy Sunday. Namun, penyesalan itu bisa terkikis hebat saat datang ke edisi ketiga gig intim itu pada 6 Agustus 2017 lalu. Sebabnya, tak cuma karena para lineup yang datang jauh-jauh datang dari Jakarta Barat itu berhasil memecahkan crowd non-Jabodetabek pertamanya, tetapi karena pengalaman menikmatinya amat menyenangkan.

Continue reading →

Kekuatan lelucon kodian

Hina, jika seorang comic membawakan joke milik orang lain, terlebih jika joke tersebut adalah lelucon kodian. Di dunia stand-up comedy yang mendewakan personalisasi dan “orisinalitas”, begitulah pandangan yang beredar dan dianut oleh pelakunya. Joke kodian, atau ada juga yang menyebutnya sebagai street joke, biasa dipahami sebagai lelucon yang sudah amat lazim terdengar dan beredar lama di tengah masyarakat.

Akan tetapi, lelucon kodian itu sendiri tak sepenuhnya nista.

Continue reading →